banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SadeanBatik.Com
Batik Faroo Pekalongan
SMNU

Pengunjung Online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini96
mod_vvisit_counterKemaren271
mod_vvisit_counterMinggu ini96
mod_vvisit_counterBulan ini7718
mod_vvisit_counterSemua354666
 
 
Pengurus Thariqah Pusat Dikukuhkan Dua Kali
Rabu, 22 Pebruari 2012
Pekalongan, NUBatik Online
Pengurus Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman) hasil Muktamar Thariqah XI di Ponpes Al Munawariyah Bululawang Malang bulan Januari kemarin, Rabu (22/2) dikukuhkan.

Acara pengukuhan pengurus bersamaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung Kanzus Sholawat Kota Pekalongan disaksikan ratusan ribu jama'ah dzikru maulid yang hadir dari berbagai daerah. Akan tetapi pengukuhan kepengurusan Jatman periode 2012 - 2017 terasa tidak lazim di lingkungan organisasi Badan Otonom NU pada umumnya.

Pasalnya, jika pengukuhan pengurus pimpinan pusat hanya dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai induk organisasi, akan tetapi yang terjadi pada thariqah di samping dikukuhkan oleh PBNU yang dilakukan oleh Ketua Umum PBNU Prof DR KH. Said Agil Siradj, MA juga pengurus thariqah dikukuhkan oleh pemerintah yang dalam hal ini diwakili oleh Kemenhan RI Ir. Purnomo Yusgiantoro.

Sekretaris Jendral Idaroh Aliyah Jatman KH. Masroni beralasan, pengukuhan dua kali dimaksudkan untuk lebih memperkuat posisi thariqah. Dimana satu sisi dilakukan oleh PBNU, karena thariqah sebagai badan otonom NU, sedangkan oleh pemerintah, karena thariqah konsisten menjaga NKRI dan pemerintah yang mengelola negara.

Meski pada acara pengukuhan tidak tampak jajaran pengurus thariqah yang dikukuhkan berbaris untuk mengucapkan janji, akan tetapi suasana pengukuhan yang berlangsung di tengah tengah kegiatan peringatan maulid nabi berjalan cukup lancar yang disaksikan oleh ratusan ribu jama'ah dzikru maulid dan ratusan tamu undangan khusus, yakni Menteri PDT H. Faisal Zaini, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Dede Yusuf, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, dua Staff Khusus Presiden RI, para ulama dan kiai dari berbagai penjuru, termasuk Habib Zaid dari Yaman Yordania.

Usai mengukuhkan, Ketua Umum PBNU berpesan, dalam menjalankan roda organisasi selalu ingat ketika kita sukses tidak sombong dan ketika gagal tidak minder. selalu optimis bersama Allah dan bersama Allah kita bisa.

Dirinya berharap, semoga kepengurusan hasil Muktamar Thariqah di Malang beberapa waktu yang lalu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, khususnya dalam mempertahankan keutuhan NKRI. (iz) 
+/-
Kirim Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
 
Ketik kode keamanan yang ada di gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Menyambut terbitnya bulan sabit (hilal) Ramadhan, Nabi SAW berdoa: "Ya Allah, terbitkanlah hilal di atas kami dengan kesejahteraan, Islam, aman dan iman."

Selama bulan Ramadhan, Rasulullah SAW senantiasa memperbanyak ibadah dan amal kebajikan, termasuk infak, sedekah dan menyantuni fakir miskin.

Selengkapnya...
 
Copyright 2012 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia