banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com
SMNU

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini45
mod_vvisit_counterKemaren173
mod_vvisit_counterMinggu ini383
mod_vvisit_counterBulan ini1495
mod_vvisit_counterSemua72057
 
 
Kembalikan peran Rois Am di Tubuh Nahdlatul Ulama
Rabu, 25 November 2009

Surabaya, NUBatik Online
PWNU Jatim kian getol menyosialisasikan pentingnya penguatan kembali peran Rois Am dalam kepengurusan PBNU periode mendatang. Rois Am, menurut hemat PWNU Jatim, tidak boleh lagi tak berdaya seperti pada kepengurusan sebelumnya.

“Peran� Rois Am harus dikembalikan seperti dulu, yaitu sebagai pengendali dan pengontrol NU,” kata Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Miftakhul Akhyar, di hadapan para kader NU dalam Kajian Rutin Seninan PW GP Ansor Jawa Timur di Graha Ansor, Surabaya, Senin (23/11).

Saat membuka forum tersebut, Kiai Miftah mengatakan bahwa Rois Am nanti minimal geraknya sama dengan Tanfidziyah.

Gerakan penguatan peran Rois Am merupakan kesepakatan yang dihasilkan dari beberapa pertemuan yang digelar PWNU Jatim sebelumnya. “Pada tanggal 7 Oktober lalu, PWNU Jatim melakukan pertemuan dengan para pengurus dan para ulama sepuh NU. Hadir dalam pertemuan tersebut� antara lain KH Idris Marzuki, KH Mas Achmad Subadar, dan KH Anwar Iskandar,” ungkapnya.

Selain mengkaji dan menyepakati penguatan peran Rois Am, pertemuan tersebut digelar untuk mencari beberapa kandidat Rois Am yang akan diajukan pada Muktamar nanti. Nama yang muncul antara lain KHTholhah Hasan dan KH Hasyim Muzadi.

Kiai Miftah menambahkan, PWNU Jatim akan mengajak seluruh badan otonom NU melakukan Muskerwilsus guna memberikan pemikiran-pemikiran atau masukan-masukan menjelang Muktamar nanti. (duta/bim)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Rabu
10 Februari 2010
25 Safar 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Menyambut terbitnya bulan sabit (hilal) Ramadhan, Nabi SAW berdoa: "Ya Allah, terbitkanlah hilal di atas kami dengan kesejahteraan, Islam, aman dan iman."

Selama bulan Ramadhan, Rasulullah SAW senantiasa memperbanyak ibadah dan amal kebajikan, termasuk infak, sedekah dan menyantuni fakir miskin.

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban