banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
SadeanBatik.Com
Batik Faroo Pekalongan

Pengunjung Online

Saat ini ada 5 tamu online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini95
mod_vvisit_counterKemaren314
mod_vvisit_counterMinggu ini1869
mod_vvisit_counterBulan ini1147
mod_vvisit_counterSemua131735
 
 
PWNU Jatim Pada Muktamar Usulkan Komisi Politik
Sabtu, 14 November 2009

Surabaya, NUBatik Online
PWNU Jawa Timur akan mengusulkan pembentukan Komisi Maslahah pada Muktamar ke-32 NU di Makassar. Komisi tersebut bakal membidani masalah perpolitikan di Indonesia yang mau tidak mau akan bersinggungan dengan kepentingan warga Nahdliyin.

Sekrtaris PWNU Jatim, Mashudi Mukhtar mengatakan, pembentukan komisi maslahah ini sangat penting mengingat kondisi politik di Indonesia yang terus berubah. Dengan komisi ini, katanya, NU akan memahami gejolak politik yang terjadi sehingga Nahdliyin tidak menjadi bulan-bulanan.

''Komisi ini diharapkan menjadi sentral penentu kebijakan politik bagi Nahdliyin, sebab nantinya mulai dari PBNU hingga ke PCNU terdapat komisi yang khusus membahas masalah politik,'' ujarnya di Surabaya, Jum’at (13/11).

Mashudi juga mengatakan, keberadaan Komisi Maslahah ini diharapkan mampu menetralisir konflik perpolitikan warga NU sekaligus menanamkan sikap terhadap makna khitah NU bila harus beradu dengan masalah politik.

''Semua urusan poltik nanti akan ditangani oleh komisi ini,'' katanya. Selain menetralisir konflik antarkader, lanjutnya, komisi ini bertujuan memberikan pendidikan dan penyuluhan politik terhadap nahdliyin. Termasuk didalamnya menjadi rujukan ketika berlangsung proses Pilkada di sejumlah daerah di Indonesia. ''Komisi hanya sebatas memaparkan kriteria para calon, mengenai dukungan terserah warga nahdliyin,'' katanya.

Dia mengatakan, timbulnya usulan dari PWNU Jatim mengenai komisi maslahan ini bermula dari banyaknya kasus konflik kader-kader NU ketika harus terjun ke dunia politik. Sebab, banyak kader yang sebelumnya 'satu bendera' (NU), ketika masuk ke dunia politik justru saling bertengkar.

Akibatnya, timbul aksi dukung-mendukung dan menyeret institusi NU ke ranah politik, terutama kasus-kasus pemilihan kepala daerah (pilkada). ''Ini akan kita netralisir, dan komisi inilah yang nantinya menangani,'' ujarnya.

Namun demikian, tambah dia, semua usulan tersebut bergantung kepada keputusan peserta Muktamar. Yang jelas, katanya, keinginan untuk mengerucutkan pembahasan masalah politik di tubuh NU tidak hanya datang dari PWNU Jatim, melainkan sejumlah daerah juga menginginkan hal serupa.

''Hanya saja mengenai namanya PWNU Jatim mengusulkan Komisi Maslahah,'' katanya. PWNU Jatim berharap, usulan mengenai pembentukan komisi ini diakomodir oleh peserta Muktamar. (nuo/iz)

+/-
Kirim Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
 
Ketik kode keamanan yang ada di gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

(Beberapa hari yang ditentukan itu) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu .... (QS 2: 185).

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia