Pekalongan, NUBatik Online
Hujan deras yang terjadi sejak pagi hari di wilayah Pekalongan dan sekitarnya tak menyurutkan warga Kelurahan Panjang Baru Kecamatan Pekalongan Utara mendatangi tempat kegiatan pengobatan gratis untuk mendapatkan pengobatan secara cuma-cuma. Meski acara pembukaan pengobatan sempat tertunda beberapa saat karena beberapa tenaga medisnya terlambat hadir, akhirnya acara pengobatan gratis dalam rangka Peringatan Hari Lahir NU yang ke-83 Minggu tadi pagi (18/1) yang bertempat di SD Negeri Panjang Wetan 3 dibuka oleh Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad Rofiq, BA.
Menurut Ketua Panitia Harlah Drs. Khofif Yahya, kegiatan pengobatan di Kelurahan Panjang Baru merupakan yang ketiga kalinya setelah yang pertama di Kelurahan Gamer tanggal 4 dan Kelurahan Medono tanggal 11 Januari kemarin. Ditambahkan, sesuai jadual, kegiatan pengobatan gratis masih akan digelar sekali lagi di Kelurahan Kertoharjo pada tanggal 25 Januari mendatang. Dirinya sempat mengaku khawatir atas kondisi cuaca yang kurang mendukung, tapi hingga akhir acara, panitia berhasil melakukan pengobatan kepada 350 pasien di wilayah Panjang Baru dan sekitarnya.
Dari hasil rekaman medis tim dokter, kebanyakan pasien mengeluhkan gatal-gatal, gangguan saluran pernafasan dan penyakit ringan lainnya, sehingga tidak perlu ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit, ujar Ketua tim kesehatan dr. H. Dzunuron.
Dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Kota Pekalongan usai membuka pengobatan menyerahkan bantuan dana operasional kepada Pengurus Ranting Panjang Baru yang merupakan ranting NU terbaru di Kota Pekalongan hasil pemekaran wilayah dengan Kelurahan Panjang Wetan yang disaksikan beberapa pejabat Pemerintah Kota Pekalongan, antara lain Wakil Walikota Pekalongan H. Abu Almafachir, Ketua DPRD Kota Pekalongan H. Salahudin, Kepala Kelurahan Panjang Baru, Kapolsek Pekalongan Utara dan beberapa tamu undangan lainnya dari Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan.
Utami (49 tahun) salah seorang pasien kepada NUBatik Online menuturkan, dirinya sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan pengobatan gratis ini, dirinya yang menderita sakit pusing-pusing berharap cepat sembuh tidak hanya dengan obat-obatan yang diberikan dokter, akan tetapi yang lebih penting ialah tambahan do'a dari para kiai yang hadir.
Sementara itu, Wakil Walikota dalam kesempatan kunjungan kepada panitia meminta, agar mengagendakan pengobatan tambahan di luar jadwal yang telah ditetapkan, yakni di Kelurahan Pabean. Pasalnya, daerah ini beberapa waktu yang lalu baru saja dilanda bajir, sehingga pengobatan seperti ini sangat dibutuhkan, ujar Abu Almafachir yang juga Mustasyar PCNU Kota Pekalongan ini. Dirinya berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan untuk mendapatkan obat-obatan tambahan, sehingga acara di Pabean bisa direalisasikan dengan segera. [bim]
|