|
Jalur Brebes - Batang Rusak, Lalu Lintas Pantura Terganggu |
|
Jumat, 16 Januari 2009 |
|
Pekalongan, NUBatik Online Hujan yang mengguyur wilayah pekalongan dan sekitarnya sejak tiga hari terakhir ini telah merusak berbagai sarana dan prasarana jalan khususnya di wilayah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah bagian Barat. Kerusakan jalur di jalan Brebes hingga Gringsing, Batang, cukup menggangu arus lalu lintas yang berakibat arus menjadi tersendat.
Kapolwil Pekalongan Kombes Dewa Bagus Made Suharya kepada NUBatik Online mengatakan, kerusakan jalan itu merata di seluruh daerah eks Karesidenan Pekalongan. Karena itu, tidak ada cara lain kecuali pengendara harus hati-hati di jalan. Kerusakan jalan itu memang menyebabkan beberapa kendaraan terpaksa harus antre, seperti di tikungan Ponolawen Pekalongan, ujarnya usai membuka acara donor darah yang diselenggarakan PCNU Kota Pekalongan Jum'at tadi pagi (16/1) di kantor PCNU setempat.
Mengapa harus hati-hati, karena jalan yang kelihatan mulus tiba-tiba ada kubangan cukup dalam sehingga membahayakan kendaraan. Karena itu, sopir maupun pengendara jangan menjalankan kendaraannya terlalu cepat sehingga akan membahayakan diri sendiri. Dia mengaku sudah mengecek kerusakan itu dari Brebes sampai Gringsing. Di sana sini ada kerusakan berupa kubangan, sehingga membahayakan.
''Yang paling berbahaya adalah di Pemalang. Saya melihat ada proyek cor beton jalan yang besinya masing mencuat ke atas. Dalam keadaan musim penghujan seperti ini sangat berbahaya, sehingga proyek itu harus diamankan agar pengendara tidak masuk ke proyek itu yang bisa menimbulkan kecelakaan."
Di Brebes juga terjadi kerusakan beberapa lokasi termasuk Kota Pekalongan dan Batang. ''Kita sudah menerjunkan Satlantas untuk mengingaatkan pengendara agar lebih hati-hati." Sementara itu, pengamatan dari NUBatik Online di Kota Pekalongan kemarin, kubangan di Jalan Merdeka (utara Monumen Juang ) terpaksa dipasang tanda agar tidak dilewati kendaraan karena kubangan itu cukup dalam. Tetapi, tadi siang, kubangan itu sudah diurug oleh petugas Bina Marga. [bim] |