banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini118
mod_vvisit_counterKemaren358
mod_vvisit_counterMinggu ini1435
mod_vvisit_counterBulan ini9101
mod_vvisit_counterSemua120429
 
 
Hujan Dua Hari, Pekalongan Terendam Banjir
Rabu, 14 Januari 2009

Pekalongan, NUBatik Online

Sejak Senin sore hingga tadi siang, Kota Pekalongan diguyur hujan deras. Akibatnya, hampir sejumlah ruas jalan terendam banjir. Bukan hanya itu, ratusan rumah penduduk juga terkepung air banjir. Data sementara yang dihimpun Kantor Kesbang Pollinmas menyebutkan, dari empat kecamatan yang berada di Kota Pekalongan, hanya Pekalongan Timur yang tidak tergenang air. Sedangkan di tiga kecamatannya lainnya sebagian kelurahan banjir.

Kepala Kantor Kesbang Pollinmas Sri Kuncoro melalui salah satu stafnya, Bambang Mitro mengatakan, di Kecamatan Pekalongan Utara, ada enam kelurahan yang mengalami musibah itu, yakni di Kelurahan Panjang Baru, Kandang Panjang, Panjang Wetan, Bandengan, Dukuh dan Pabean. Kelurahan yang disebutkan terakhir genangan air banjirnya paling parah. Ketinggian air di Pabean mencapai 80 cm.

Sedangkan di Kecamatan Pekalongan Barat sebanyak lima kelurahan yang terendam banjir. Yaitu di Kelurahan Pasirsari, Kramatsari, Tirto, Medono, dan Bendan. Adapun genangan air paling tinggi berada di Kelurahan Pasirsari, ketinggiannya mencapai 50 cm. Kemudian di Kecamatan Pekalongan Selatan, hanya ada tiga kelurahan yang terendam air banjir, yakni Kelurahan Jenggot, Buaran, dan Banyurip Alit. Genangan air banjir paling tinggi berada di Banyurip Alit, ketinggiannya mencapai 35 cm.

Lebih lanjut dikatakan, guna membantu warga yang menjadi korban banjir, Pemkot akan berusaha memberikan bantuan beras dan mi instan. Selain itu juga memberikan obat-obatan supaya mereka tidak terserang penyakit, seperti gatal-gatal dan demam.

Menurut Sri Kuncoro, khususnya di Kelurahan Pabean, jika setiap musim hujan memang selalu banjir. Hal itu terjadi karena daerah itu berdekatan dengan Sungai Bremi yang luas sungainya cukup sempit. Di samping itu, banyak sekali terdapat tanaman eceng gondok di tengah maupun pinggiran hujan. ’’Jadi, air di sungai tidak bisa mengalir dengan lancar sehingga meluber ke pemukiman penduduk,’’ tandasnya.

Dari pantauan NUBatik Online, sejumlah ruas jalan yang tergenang air antara lain di Jalan Kurinci, Buaran, pinggiran bundaran monumen perjuangan, Jalan Binagriya Raya dan beberapa jalan lainnya. Akibat genangan air itu, sering terlihat antrean kendaraan. Namun demikian, arus lalu lintas tetap lancar meski agak tersendat. (abi)

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Birrul Walidain atau berbuat baik kepada orang tua termasuk ajaran Islam yang penting. Berbuat baik kepada mereka merupakan amal yang utama dalam pandangan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Rasulullah SAW pernah ditanya seorang sahabat tentang amal yang paling dicintai Allah. Beliau bersabda, ''Shalat tepat pada waktunya!'' Sahabat itu bertanya lagi, ''Apalagi amal yang dicintai Allah, ya Rasulullah?'' ''Berbuat baik kepada orang tua,'' jawab beliau. Sahabat itu bertanya kembali, ''Kemudian amal apa lagi, ya Rasulullah?'' Beliau menjawab, ''Berjihad pada jalan Allah.'' (HR Bukhari)

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia