|
Pekalongan, NUBatik Online Wali Kota Pekalongan HM Basyir Ahmad mengatakan pada Agustus atau setelah pelantikan anggota DPRD akan membuat kebijakan baru di lingkungan pemkot. Setiap Jumat, di lingkungan kerjanya harus bebas kendaraan, baik kendaraan maupun mobil. Dengan demikian, semua karyawan di lingkungan itu harus berjalan kaki atau naik sepeda onthel saat bekerja. Menurut dia, kebijakan tersebut dilaksanakan agar lingkungan Setda setiap Jumat bebas dan terhindar dari polusi asap kendaraan. Di samping itu juga membuat karyawan menjadi sehat, karena mereka berjalan kaki dan naik sepeda onthel.
’’Untuk pertama kalinya, kami akan menerapkan di sekitar pemkot dan gedung DPRD Kota Pekalongan,’’ tandasnya. Nantinya, setelah diterapkan di lingkungan Setda maka Jumat depannya seluruh instansi pemerintahan diminta melakukannya. Bahkan di seluruh kantor kelurahan pun, saat Jumat semua perangkatnya harus berjalan kaki atau naik sepeda onthel ketika masuk kantor. Sementara itu, kebijakan tentang Jumat bebas kendaraan tersebut terdengar oleh beberapa guru pengajar. Menurut mereka, jika diharuskan berjalan kaki atau naik sepeda onthel saat masuk kerja, dikhawatirkan akan mengganggu kinerjanya.Mendengar kekhawatiran tersebut, Basyir menegaskan para guru tidak perlu khawatir. Masalahnya, kebijakan ini hanya diperuntukkan bagi karyawan di lingkungan dan jajaran Pemkot Pekalongan. Kalau rencana ini tidak dikehendaki para guru, maka hal itu tidak menjadi masalah. Dalam hal ini, Pemkot akan memberikan dispensasi mengenai kebijakan ini, yaitu untuk guru pengajar dan karyawan berprofesi serupa tetap diperbolehkan naik motor atau mobil saat ke kantor. Sedangkan para siswa sekolah tetap tidak diperbolehkan naik motor ketika masuk sekolah. (sm/bim) |