|
Pekalongan, NUBatik Online Puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Kota Pekalongan yang dipusatkan di Stadion Kraton, Sabtu (25/6) berlangsung sangat meriah. Kegiatan yang dipandu penyuluh narkoba dari Badan Narkotika Nasional Jakarta, Kombes Pol Dr Victor Pudjiadi tersebut dihadiri sejumlah artis dari Jakarta. Seperti juara The Master season tiga, Rizuki, Adam Jackson, Marsya Idol, Chepy dan lainnya. Dalam kegiatan tersebut, Dr Victor bukan hanya sebagai pemandu acara, namun pria peraih sejumlah rekor MURI soal keterlibatannya dalam pemberantasan narkoba tersebut juga memberikan penyuluhan soal bahaya narkoba. Dalam memberikan penyuluhan, dia mengkolaborasikan dengan berbagai hiburan, baik musik, sulap, maupun pantomim.
Pada kesempatan itu, dia menjelaskan setiap huruf yang tertulis dalam kata Narkoba ada artinya sendiri, yakni Negara Akan Runtuh Kalau Orang Buta Agama. ’’Maksudnya, jika sebuah negara semua warganya buta soal agama, maka negara itu bisa menjadi runtuh,’’ tandasnya. Untuk bisa menjadikan sebuah negara yang kuat agar tidak mudah runtuh, maka warganya harus memiliki kekuatan menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing. Dikatakan, semua agama melarang keras dengan adanya peredaran barang-barang maksiat tersebut. Makanya, ujar dia, kalau iman seseorang luntur, akan mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang kebanyakan mengonsumsi narkoba. Guna memberikan pengetahuan lebih jelas kepada masyarakat, dalam saat memberikan penyuluhan Dr Victor berkali-kali menampilkan beberapa rekaman gambar terkait narkoba. Contohnya, saat orang dari Nigeria yang tertangkap basah membawa barang maksiat tersebut. Kemudian juga menampilkan contoh orang-orang yang mengonsumsi narkoba. ’’Biasanya jika sering memakai narkoba, mereka menjadi sakau. Kalau sudah sakau, rasanya seperti ditusuk-tusuk jarum dan untuk menghilangkan rasa sakit itu harus mengonsumsi barang tersebut,’’ papar dia sambil menujukkan gambar seseorang yang sedang sakau. (sm/bim) |