|
Pekalongan, NUBatik Online Sebanyak 29 qori-qoriah terpilih menjadi utusan Kota Pekalongan yang akan maju pada kegiatan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jawa Tengah. Ke-29 utusan itu terdiri atas pelajar (14 orang) dengan pelaksanaan MTQ di Demak pada Agustus mendatang. Sedangkan umum (15 orang) di Solo pada September 2009. Mereka terpilih melalui seleksi tingkat kota. Adapun jadwal tanggal pelaksanaan hingga sekarang belum ditentukan. Sebelumnya, 196 peserta mengikuti seleksi MTQ XXV dan MTQ XXIII tingkat Kota Pekalongan di Masjid Al Mustaqim dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pasirsari Pekalongan.
Ketua Panitia MTQ Drs H Nadhif yang mewakili Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Drs H Bambang Sugito TH MSi mengatakan, setelah melakukan seleksi tingkat kota, pihaknya mendapatkan 29 utusan. Mereka merupakan juara pertama pada cabang-cabang yang dilombakan dalam kegiatan MTQ. ”Tapi pada beberapa cabang kami tidak mengirimkan utusan karena tak mendapatkan juara satu,” katanya. Hal itu terjadi, menurut dia, lantaran pada cabang-cabang itu peserta hanya dua sampai tiga orang saja dan dewan hakim penilai tetap bersikap profesional, tidak asal menempatkan peserta sebagai juara satu, dua dan tiga. Melainkan berdasarkan standar nilai. ”Kalau pesertanya cuma dua atau tiga berarti semuanya juara, tapi ini tidak, semua dilakukan dengan mengambil standar nilai dan kelayakan. Kalau tak layak ya tidak dijadikan juara apalagi menjadi utusan maju ke tingkat provinsi.” Karenanya, dengan cara-cara yang ditempuh demikian, diharapkan semua utusan terpilih mewakili Kota Pekalongan benar-benar layak mengikuti kompetisi tingkat Jawa Tengah. Dengan begitu hasil dari utusan tersebut juga bisa bagus serta maksimal untuk menjadi juara tingkat provinsi. ”Tapi kami tidak menentukan target yang macam-macam, kami hanya berharap semua utusan dapat lebih keras melatih diri supaya bisa menjadi juara lagi,” jelas Nadhif.(sm/bim) |