banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com
SMNU

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini8
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini643
mod_vvisit_counterBulan ini2150
mod_vvisit_counterSemua78044
 
 
JK Minta NU dan Ormas Lintas Agama Awasi Pelaksanaan Pilpres
Senin, 06 Juli 2009

Jakarta, NUBatik Online
Capres Jusuf Kalla meminta Nahdlatul Ulama (NU) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas agama lainnya agar turut mengawasi pelaksanaan Pemilu Presiden pada 8 Juli nanti. Bantuan ormas keagamaan serta para tokohnya diharapkan dapat mengurangi kecurangan dalam Pilpres itu.

"Mudah-mudahan perhatian pemantauan, organisasi agama turut serta. Kalau bertemu kejanggalan-kejanggalan, bisa bekerja sama dengan masyarakat memperbaiki dengan melaporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," kata Kalla didampingi cawapresnya, Wiranto, saat bersilaturrahim ke kantor Pengurus Besar NU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (6/7) sore.

Dalam pertemuan itu hadir, antara lain, Capres-Cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, serta sejumlah tokoh lintas agama dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

"Saya berterima kasih kepada pimpinan pemuka agama, ini menyangkut tentang suara dari umat. Sebab, pemuka agama bisa dikatakan mewakili masyarakat," tambah Kalla.

Kalla mengaku memahami bahwa waktu pelaksanaan Pilpres semakin dekat, tinggal dua hari lagi. Tersedia sedikit waktu untuk menyelesaikan masalah kekisruhan daftar pemilih tetap (DPT). Namun, apa pun kondisi dan resikonya, masalah tersebut harus segera diupayakan penyelesaiannya.

“Waktu memang terbatas, tapi (upaya penyelesaian masalah DPT) harus tetap dilakukan. Masyarakat yang tidak masuk DPT, diharapkan segera mendaftar dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk),” ujar capres dari Partai Golkar dan Partai Hanura itu. (nuo/ufi)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
25 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Suatu waktu, Khalifah Umar bin Khattab kedatangan tamu dari negeri Himsy, salah satu wilayah kekuasaan Islam. Khalifah Umar dengan ramah tamah menghormati tamu-tamunya. Selang beberapa saat, Khalifah Umar mengadakan temu wicara dengan mereka. Ia banyak bertanya tentang kondisi rakyatnya di sana, baik pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraannya.

Seusai dialog, Khalifah Umar bin Khattab menyuruh para tamunya itu untuk mencatat dan melaporkan rakyatnya yang kurang mampu. Ketika membaca laporan tersebut, Khalifah Umar tiba-tiba terlihat kaget saat melihat nama Sa'id bin 'Amir tercantum dalam daftar orang miskin.

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban