|
Pekalongan, NUBatik Online Bangunan megah Gedung Pendidikan dan Pelatihan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (Diklat Aswaja) dua lantai di Jalan Sriwijaya tepatnya di sebelah utara Makodim berdiri dengan kokoh dengan dominasi warna krem dan hijau hampir selesai dikerjakan. Beberapa pekerja masih melakukan pembenahan sarana pendukung seperti area parkir dan pemasangan kaca serta penataan lingkungan agar terlihat lebih rapi. Beberapa pohon sudah ditanam untuk menambah kesejukan lingkungan. Di sinilah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan beserta lembaga, lajnah dan badan otonomnya akan berkantor untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan serta melakukan bimbingan dan pembinaan warga nahdliyyin yang tersebar di 47 ranting se Kota Pekalongan.
Untuk menunjang segala aktifitas, saat ini sedang dibangun sarana penunjang, yakni Kantor Lembaga Keuangan Mikro Syari'ah BMT SM NU, Pujasera (Pusat Jajan Serba Ada) dan bangunan musholla serta ruang pertemuan berkapasitas 5000 pengunjung. "Saat ini sedang dilakukan pekerjaan finishing dan direncanakan bulan Juli ini untuk Gedung Diklat Aswaja dan BMT SM NU rampung pengerjaannya. Sedangkan Pujasera dan aula dalam proses pengerjaan," ujar Ir. H. Nurul Subhan selaku penanggung jawab proyek kepada NUBatik Online, Senin (5/7). Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad Rofiq mengatakan, bangunan Gedung Diklat Aswaja di atas lahan 6.700 meter persegi diharapkan akan dapat menjadi spririt pengurus dan warga nahdliyyin untuk berkhidmah dan membesarkan Nahdlatul Ulama. Dikatakan, Pembangunan yang telah direncanakan cukup lama itu nantinya tidak hanya untuk kegiatan organisasi saja. Akan tetapi lebih dari itu fasilitas yang ada seperti ruang pertemuan, kafe pujasera dan kantor BMT SM NU bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat umum dan hasilnya dapat untuk operasional kantor dan organisasi. "Saya berharap, ruang pertemuan tidak hanya digunakan untuk kegiatan internal organisasi, akan tetapi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan futsal, bulutangkis hingga resepsi pernikahan," ujarnya. (iz)
|