|
Pekalongan, NUbatik Online Kampanye putaran terakhir Almas kemarin yang berlangsung di lapangan Krapyak Lor berlangsung meriah. Ribuan simpatisan dari koalisi partai politik tumplek blek dan memadati jalan Jlamprang. Tak kurang dari 5.000 massa, menghadiri kampanye terbuka pasangan walikota dan wakil walikota Pekalongan H Abu Almafachir dan H Masrof SH (Almas), Kamis, (10/6) siang. Dalam kampanye itu, Cawalkot H Abu Almafachir menyampaikan bila dia dan pasangannya terpilih nanti, akan menggratiskan pembuatan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) bagi warga miskin, puskesmas gratis, perbaikan sarana infrastruktur jalan, pendidikan gratis dari tingkat SD dan SMP hingga SMA dan sejumlah program unggulan lainnya.
"Jika terpilih nanti, bapak ibu semua cukup menunjukkan KTP dan KK. Jadi mintalah KTP dan KK sebagai bukti warga Kota Pekalongan," katanya. Disamping itu Almas juga akan memperjuangkan nasib pedagang kaki lima (PK5), tukang becak, para pedagang kecil, dan warga miskin. "Ke depan akan kita bentuk koperasi pedagang bakso, koperasi tukang becak, dan koperasi-koperasi lainnya yang dibuat per wilayah," terangnya. Calon walikota nomor dua itu pun akan kembali memperkuat identitas batik sehingga Kota Pekalongan semakin di kenal dimata international. "Grobak pedagang bakso, becak, akan kami hias semuanya dengan motif batik. Sehingga Kota Pekalongan bisa menjadi kota wisata dan lebih di kenal di dunia international," tutur cawalkot yang diusung oleh tujuh partai itu. Sebagai wujud nyata pihaknya mampu memperjuangkan perajin batik kecil, Almafachir juga sudah memberangkatkan ratusan perajin batik untuk berdagang di Jakarta, tepatnya di Thamrin City, tanpa dipungut biaya apapun. "Penginapan, sewa stand, biaya hidup, kita gratiskan semua. Insya Allah jika kami nanti terpilih, akan membawa perajin batik lebih banyak lagi. Karena kesejahteraan rakyat jauh lebih perlu dibanding jabatan seorang walikota," ujarnya diiringi applause meriah dari ribuan sahabat Almas. Tentunya, lanjut dia, hal itu bisa tercapai jika masyarakat Kota Pekalongan dengan penuh keikhlasan bersedia memilih pasangan Almas. "Ibu bapak semua mau memilih kami tanpa amplop, tanpa krudung dan imbalan lainnya?," tanyanya. Serentak massa yang berkumpul di lapangan berseru 'mauuuu...' Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Almas, Ismet Inonu SH, mengungkapkan rasa harunya atas animo masyarakat pada kampanye kemarin. "Kampanye hari ini merupakan kampanye terbesar. Kami atas nama seluruh pengurus tim Almas terharu meilhat besarnya animo masyarakat yang menyambut kampanye ini dengan gegap gempita," jelasnya. Atas nama tim kampanye, pihaknya tak lupa memohon maaf jika Kota Pekalongan sempat dibuat macet oleh iring-iringan konvoi sahabat Almas. Tak kurang dari 2.000 kendaraan berkeliling Kota Pekalongan untuk memeriahkan kampanye tersebut. Dengan rute awal dari Lapangan Bumirejo, berkeliling kota, dan berakhir di Lapangan Krapyak Lor. Konvoi Sahabat Almas itu berasal dari keempat kecamatan di Kota Pekalongan yang bergabung menjadi satu. Meski berjejalan dan sempat membuat macet, namun konvoi tersebut berlangsung lancar dan aman tanpa ada insiden kecelakaan. (Ufi)
|