|
Pekalongan, NUBatik Online Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan melakukan klarifikasi atas berita yang dimuat NUBatik Online edisi Kamis 4 Maret 2010 tentang "Dianggap menyesatkan, buku mengembalikan hak ummat diminta ditarik dari peredaran". Apa yang telah ditulis oleh wartawan NUBatik Online tidak sesuai dengan konsep yang telah disepakati bersama, yakni dalam draft surat yang dilayangkan kepada Amin Sudarsono penulis buku "mengembalikan hak ummat" tidak ada permintaan menarik buku yang telah beredar. Dalam rilis yang diterima redaksi NUBatik Online, PCNU Kota Pekalongan telah mengklarifikasi terhadap surat yang pernah dikirim ke penulis, bahwa sebagian isi tidak sesuai dengan draft surat dan tanda tangan yang tercantum dalam surat tersebut dilakukan dengan cara discan.
Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad rofiq, BA kepada NUbatik Online menyatakan apa yang telah ditulis oleh wartawan NUBatik Online tidak sesuai dengan data yang telah disepakati. "Saya tidak pernah memerintahkan kepada sekretariat untuk membuat surat sebagaimana yang telah dimuat oleh NUbatik Online edisi Kamis 4 Maret 2010," ujarnya. Namun dirinya mengakui bahwa buku karya Amin sudarsono tentang "mengembalikan hak ummat" terdapat banyak kesalahan, sehingga perlu dikoreksi agar pembaca tidak salah persepsi atas isi buku yang diterbitkan Pattiro Jakarta. (iz)
|