|
Tuban, NUBatik Online Arus dukungan untuk Gus Sholah (Salahuddin Wahid) semakin kuat. Pertemuan 53 ulama berpengaruh di Ponpes Langitan, Tuban, kemarin (1/3) memberikan support kepada adik Gus Dur itu untuk maju dalam pemilihan ketua umum PB NU pada muktamar di Makassar nanti. Gus Sholah yang hadir dalam pertemuan itu langsung menyatakan kesanggupannya. ''Saya menyatakan siap menjadi khadam NU dan berkhidmat untuk kepentingan umat,'' kata dia. Selain lisan, pernyataan kesanggupan Gus Sholah tersebut disampaikan dalam bentuk teks yang ditampilkan pada LCD proyektor di dinding depan ruang pertemuan. Kiai yang hadir sekaligus menjadi saksi kesdiaan Gus Sholah itu, antara lain, KH Abdullah Faqih (Tuban), KH Sholeh Khosyim (Kediri) yang juga Rais Syuriah PB NU, KH Dimyati Romli (Jombang), KH Azis Masyhuri (Jombang), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Abdullah (Jabar), dan Nurul Huda (Kediri).
Dalam muktamar nanti, Gus Sholah mendapat saingan dari lima kandidat lain yang juga sudah menyatakan kesiapannya. Lima calon itu adalah Masdar Farid Mas'udi, Ali Maschan Moesa, Slamet Effendi Yusuf, Ahmad Bagja, dan Said Aqil Siraj. Pertemuan kiai di Ponpes Langitan yang bertitel Forum Pengasuh Ponpes dan Habaib tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan alim ulama di Ponpes Lirboyo Kediri Minggu (14/2). Dalam pertemuan tersebut, 50 kiai yang hadir sepakat mengusung Gus Sholah. Karena itu, dalam pertemuan lanjutan di Langitan, para kiai yang mengusung adik almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut ingin mendengar langsung jawaban dari yang bersangkutan. Begitu Gus Sholah menyampaikan kesanggupan untuk maju, sejumlah kiai sepuh secara bergantian memberikan pesan kepada Gus Sholah. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kiai memberikan harapan kepada Gus Sholah terkait dengan potret jam'iyah NU ke depan. (jp/bim) |