|
Pekalongan, NUBatik Online Pengambilan formulir bakal pasangan wali dan wakil wali kota yang dilakukan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pekalongan ke KPU beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Dalam hal ini, mereka mempertanyakan apakah pengurus partai berlambang matahari terbit tersebut akan mengembalikan berkas formulir tersebut atau tidak. Pasalnya, ketika pengambilan formulir mereka belum menetapkan siapakah bakal pasangan calon yang akan diusung di Pilkada Kota Pekalongan mendatang. Sekretaris DPD PAN Kota Pekalongan Aris Kurniawan menegaskan, sampai sekarang pihaknya memang belum memastikan bakal pasangan yang maju di Pilkada. Meski demikian, partainya dipastikan mengembalikan berkas formulir pendaftaran yang diambil di KPU beberapa waktu lalu.
’’Kami kini sedang menggelar konvensi internal partai untuk menetapkan bakal pasangan calon yang kami usung. Ditargetkan, Minggu (7/2), nama-nama calon itu sudah muncul dan ditetapkan,’’ paparnya. Menyinggung tentang siapa bakal calon yang dijagokan dalam pilkada mendatang, Aris menjelaskan, jumlahnya lebih dari dua orang. Di antara para calon tersebut, ada yang berasal dari kader PAN ataupun luar partai. Menjelang konvensi internal terakhir yang berlangsung Minggu nanti, sejumlah pengurus partai sekarang masih mengadakan lobi terhadap para calon. Lebih lanjut ditegaskan, setelah mendapatan nama siapa bakal calon yang maju ke pilkada, maka semua mesin politik yang ada di partainya segera difungsikan. Selanjutnya dilakukan pembentukan tim sukses untuk memenangkan calon dari partainya. ’’Tim sukses wajib kami bentuk karena merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki ketika mengembalikan formulir pendaftaran ke KPU,’’ tandasnya. Mengenai kekuatan dukungan yang dimiliki pasangan Basyir-Almafachir, Aris menegaskan, saat ini incumbent memang cukup kuat. Meski demikian, partainya siap melaksanakan perlawanan. Dalam hal ini, pihaknya sudah memiliki ’’pasukan’’ untuk memenangkan pasangannya. (sm/bim)
|