banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

Batik Faroo Pekalongan
SMNU
SadeanBatik.Com

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini200
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini835
mod_vvisit_counterBulan ini2342
mod_vvisit_counterSemua78235
 
 
Ribuan Muslim di Jatim Gelar Tahlilan 40 Hari Gus Dur
Minggu, 07 Pebruari 2010

Surabaya, NUBatik Online
Malam 40 hari wafatnya Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, disambut masyarakat muslim di Jawa Timur dengan menggelar tahlilan di masjid-masjid. Di Surabaya, ribuan orang berdoa bersama di Masjid Al Akbar, Sabtu (6/2/2010).

Acara doa bersama yang disiarkan secara langsung oleh televisi lokal ini diikuti tidak hanya warga Surabaya. Namun warga Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, Bangkalan, Pasuruan dan beberapa daerah lainnya juga berdatangan. Mereka menumpang bus, mobil pribadi, motor dan kendaraan lainnya.

Doa yasin dan tahlil bertema "Mengenang Sang Guru Bangsa" itu dipimpin oleh 41 ulama di Jatim serta dihadiri perwakilan keluarga Gus Dur, KH Sholahudin Wahid serta Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.

"Kegiatan ini untuk mendoakan Gus Dur supaya amalnya diterima Allah dan dosa-dosanya diampuni-Nya. Semoga Gus Dur diterima disisi-Nya," kata Ketua Panitia Doa Masyarakat Muslim Jawa Timur, H Indro Siswantoro kepada wartawan.

Pria yang menjabat sebagai Direktur Utama Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) itu mengatakan, acara ini diselenggarakan oleh MAS, PWNU Jatim, MUI Jatim, Dewan Masjid Jatim, Masjid Rahmat Kembang Kuning dan Masjid Kemayoran Surabaya.

"Doa ini malam 40 hari wafatnya Gus Dur. Kita ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat yang sibuk dan tidak bisa hadir pada acara 40 harinya di Jombang besok," tuturnya.

Doa yasin dan tahlil itu dimulai setelah Salat Isya. Setelah acara doa yasin dan tahlil, Gus Sholah sebagai perwakilan keluarga, mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang mendoakan Gus Dur, baik di Masjid Al Akbar, di Jombang atau ditempat lainnya.

Sementara Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi memberikan tausiyah ke jamaah. Hasyim menceritakan sepak terjang Gus Dur dan kecintaan umat beragama lain di dunia terhadap Gus Dur.

"Saya sering ke luar negeri. Ada yang menanyakan bagaimana kabar Gus Dur, bukan menanyakan kabar Pak Harto, SBY. Itu menunjukkan kecintaan terhadap Gus Dur. Karena Gus Dur dapat menghargai agama orang lain dan setiap perbuatannya itu ikhlas," jelasnya. (dtk/bim)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
26 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Suatu waktu, Khalifah Umar bin Khattab kedatangan tamu dari negeri Himsy, salah satu wilayah kekuasaan Islam. Khalifah Umar dengan ramah tamah menghormati tamu-tamunya. Selang beberapa saat, Khalifah Umar mengadakan temu wicara dengan mereka. Ia banyak bertanya tentang kondisi rakyatnya di sana, baik pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraannya.

Seusai dialog, Khalifah Umar bin Khattab menyuruh para tamunya itu untuk mencatat dan melaporkan rakyatnya yang kurang mampu. Ketika membaca laporan tersebut, Khalifah Umar tiba-tiba terlihat kaget saat melihat nama Sa'id bin 'Amir tercantum dalam daftar orang miskin.

Selengkapnya...
 
Polling NU
Apa pendapat anda tentang www.nubatik.net...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban