banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SadeanBatik.Com
SMNU
Batik Faroo Pekalongan

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini95
mod_vvisit_counterKemaren358
mod_vvisit_counterMinggu ini1412
mod_vvisit_counterBulan ini9078
mod_vvisit_counterSemua120406
 
 
Tebuireng Terbitkan Buku 40 Hari Gus Dur
Selasa, 02 Pebruari 2010

Surabaya, NUBatik Online
Keluarga besar Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, akan memperingati 40 hari wafatnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan menerbitkan buku tentang almarhum.

"Buku tidak hanya diterbitkan dalam peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur di Tebuireng," kata pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Ir KH Solahuddin Wahid (Gus Solah), Senin.

Menurut adik kandung almarhum itu, 40 hari wafatnya Gus Dur pada 7 Februari mendatang juga akan diperingati di Ciganjur (Jakarta) dan Surabaya dengan penerbitan buku tentang Gus Dur.

"Kalau di Tebuireng, buku tentang Gus Dur itu menceritakan riwayat hidup singkat, pendapat anak-anaknya, pendapat adik-adiknya, dan pendapat para sahabatnya. Kami sebenarnya sudah lama merencanakan, tapi baru terhimpun sekarang," katanya.

Sementara itu, buku yang diterbitkan di Ciganjur tentang riwayat Gus Dur dan di Surabaya tentang humor-humor Gus Dur. "Buku tentang Gus Dur itu bertujuan membudayakan kegiatan menulis di kalangan santri, sekaligus untuk memudahkan dalam meneladani jasa Gus Dur," katanya.

Ditanya tentang acara peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur, ia mengatakan acaranya sendiri hanya diisi dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil.

Sementara itu, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) akan memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur dengan mencetak 10 ribu buku Surat Yasin dan Tahlil.

"Acaranya akan kami gelar pada Sabtu (6/2) malam, karena mayoritas kyai akan juga hadir di Tebuireng pada Ahad (7/2) malam," kata Humas MAS, Helmy M. Noor.

Ia mengatakan jumlah buku yang dicetak sebanyak 10 ribu eksemplar sebenarnya masih kurang karena kapasitas MAS 30 ribu jamaah. Untuk itu jamaah diharapkan membawa buku Yasin dan Tahlil dari rumah.

"Insya-Allah, acaranya akan dihadiri Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Gus Solah yang mewakili keluarga," katanya.

Sejak Gus Dur meninggal dunia pada 30 Desember 2009, di Pesantren Tebuireng sudah banyak masyarakat yang menjual poster, buku, dan cindera mata tentang Gus Dur. (ant/bim)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

(Beberapa hari yang ditentukan itu) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu .... (QS 2: 185).

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia