|
Pekalongan, NUBatik Online Meski secara resmi Salahudin belum mengambil formulir pencalonan Walikota Pekalongan, dukungan untuk maju menjadi walikota Pekalongan terus mengalir. Setelah Salahudin mengajukan surat pengunduran diri dari Sekretaris PCNU Kota Pekalongan karena alasan akan maju menjadi Walikota Pekalongan karena didorong dan didukung oleh beberapa partai, tadi malam berbagai elemen masyarakat mulai dari paguyuban petani tambak Barokah, persatuan pedagang rongsok hingga elemen anak muda Pekalongan menyatakan dukungannya. "Ini sangat menggembirakan, karena ternyata mereka mendambakan perubahan dan kami siap melaksanakan", ujar Salahudin di rumahnya Degayu di sela-sela menerima tamu dari berbagai elemen masyarakat.
Bahkan, menurut Salahudin dari berbagai kelompok masyarakat lain juga siap memenangkan dirinya dalam Pilwalkot 7 April mendatang. Namun dirinya belum bisa menyebutkan satu persatu, karena minggu ini masih dikonsolidasikan, nanti akan disampaikan ke publik siapa saja yang telah mendukung dirinya. Tardi Ketua kelompok pedagang rongsok Kota Pekalongan pantas merasa bangga, karena salah satu komunitasnya, yakni H. Salahudin bersedia maju 'nyalon" Wakilota Pekalongan. "Saya sangat bangga dan akan mendukung total Pak salahudin maju jadi walikota Pekalongan", ujrnya dengan mantap. Ditanya tentang peluang memenangkan Pilwalkot, Salahudin dengan rendah hati menjawab, semuanya diserahkan kepada masyarakat. Jika memang warga Kota Pekalongan menghendaki adanya perubahan yang lebih baik, menurut mantan Ketua DPRD, inilah saatnya untuk memilih pemimpin yang lebih peduli dengan kearifan budaya lokal yang telah mendarah daging di tengah-tengah masyarakat. Dengan pengalaman 5 tahun menjadi Ketua DPRD, dirinya mengaku telah memiliki bekal yang cukup untuk membawa Kota Pekalongan yang lebih baik dari yang sekarang, yakni menuju Kota Pekalongan yang bersih, asri, tertib, indah dan komunikatif. (iz)
|