banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Pengunjung Online

Saat ini ada 13 tamu online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini148
mod_vvisit_counterKemaren314
mod_vvisit_counterMinggu ini1922
mod_vvisit_counterBulan ini1200
mod_vvisit_counterSemua131788
 
 
Ratusan Rumah di Pekalongan Diterjang Puting Beliung
Senin, 30 November 2009

Pekalongan, NUBatik Online
Sekitar 161 rumah di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah rusak diterjang angin puting beliung, Minggu (29/11) sekitar pukul 20.00.

Dari jumlah tersebut, lima di antaranya rusak parah dan tidak dapat ditempati, yaitu rumah milik Khulaefi (42), Slamet Urip (55), Rohmawati, Mulyono, dan Simoh (75). Selain itu, tiga warga luka akibat tertimpa kayu dan genting, yaitu Abdul Kholik (50), Irawan (25), dan Arjun Ardiansyah (9).

Hingga Senin (30/11), warga bersama dengan polisi dan TNI masih memperbaiki rumah-rumah yang rusak. Sebagian besar kerusakan berupa hancurnya genting-genting rumah, akibat diterpa angin besar. Polisi bersama dengan pemerintah setempat juga membuka posko kesehatan untuk masyarakat.

Menurut Khulaefi, sebelumnya hujan deras melanda wilayah tersebut. Sesaat kemudian, muncul angin besar yang berputar-putar di atas pemukiman warga. "Listrik saat itu juga mati," ujarnya.

Warga panik dan berhamburan keluar rumah. Hingga saat ini, warga yang rumahnya rusak masih mengungsi di rumah saudara atau tetangga. Wakil Wali Kota Pekalongan, Abu Almafachir mengatakan, Pemerintah memberikan bantuan material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak. Rumah-rumah yang rusak parah juga dibangun kembali, agar bisa segera ditempati.

Selain itu, Pemerintah juga telah mengirimkan bantuan pangan, berupa beras dan lauk. "Untuk sementara, warga yang rumahnya masih bisa ditempati, menempati rumah masing-masing. Tetapi yang rumahya belum bisa ditempati, terpaksa mengungsi dulu," ujarnya. (iz)

+/-
Kirim Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
 
Ketik kode keamanan yang ada di gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Di persinggahan suatu perjalanan Nabi SAW meminta sahabat-sahabatnya menyiapkan makanan dengan menyembelih seekor kambing. Seketika itu di beberapa orang dari sahabat itu berkata, ''Wahai Rasulullah, saya yang akan menyembelih kambing.'' Yang lain mengatakan, ''Saya yang akan mengulitinya. Aku yang memasaknya,'' sahut sahabat lain tidak mau ketinggalan berbakti kepada beliau.

Nabi tersenyum mendengar perkataan dan kesediaan para sahabat itu. Lalu beliau berkata, ''Aku yang akan mengumpulkan kayu bakarnya.'' Mendengar perkataan beliau, hampir serentak para sahabat berkata, ''Wahai Rasulullah, sudahlah engkau tidak usah bekerja.''

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia