banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini113
mod_vvisit_counterKemaren358
mod_vvisit_counterMinggu ini1430
mod_vvisit_counterBulan ini9096
mod_vvisit_counterSemua120424
 
 
Jumlah Becak di Kota Pekalongan Akan Dibatasi
Selasa, 24 November 2009

Pekalongan, NUBatik Online
Sekitar 4.500 becak yang biasa beroperasi di Kota Pekalongan akan ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan menyusul akan diterbitkannya SIM dan STNK khusus tukang becak. Mereka yang tidak mempunyai kedua surat tersebut tidak akan lagi bisa beroperasi.

Untuk tahap awal Pemkot akan menertibkan terlebih dahulu 250 becak dari empat kecamatan yang ada di Pekalongan yang menjadi proyek percontohan penertiban becak yang selama ini beroperasi di Pekalongan. Selain mendapatkan SIM dan STNK gratis, becak mereka juga dicat dan diberi stiker batik oleh Dishub.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, Budiyanto mengatakan, guna mengatasi kemacetan lalu lintas, maka jumlah dan jenis operasi becak nantinya akan dibatasi.

”Pembatasan itu dilakukan dengan menerapkan sejumlah persyaratan, seperti memiliki SIM dan STNK, Surat Izin Operasional dan Surat Laik Jalan yang dikeluarkan Dishub. Selain itu, juga ditentukan lewat warna becak yang menentukan jam operasional becak yang dibagi menjadi dua yaitu warna biru untuk siang dan putih untuk malam.”

Hal itu diungkapkan di sela-sela acara sosialisasi peraturan tentang penyelenggaraan angkutan kendaraan tidak bermotor (becak), kemarin, di kantor Dishub.

Budiyanto juga menyatakan tidak akan ada operasi terhadap becak selama seluruh becak belum teregister di Dishub. Yang sementara dilakukan pihaknya berupa pembinaan terhadap tukang becak. (sm/iz)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah
Salah satu sifat utama Rasululah SAW yang patut diteladani kaum Muslimin, terutama oleh para pemimpin, adalah sifat rendah hati (tawadhu) yang termanifestasikan dalam kecintaannya yang luar biasa kepada orang-orang lemah, fakir miskin, anak-anak yatim, janda-janda tua, dan para hamba sahaya.

Beliau sering terlihat berkumpul bersama mereka, menghiburnya, berempati, dan memecahkan serta memberikan solusi pada setiap persoalan yang mereka hadapi. Penderitaan kamu Muslimin juga dirasakan Rasulullah sebagai penderitaannya. Firman Allah (QS 9: 128): Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri.
Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia