banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com
SMNU

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini210
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini845
mod_vvisit_counterBulan ini2352
mod_vvisit_counterSemua78246
 
 
Idul Adha Hampir Dipastikan Bersamaan
Sabtu, 14 November 2009

Jakarta, NUBatik Online
Hari raya Idul Adha 1430 H di Indonesia tahun ini hampir dipastikan bersamaan. Berdasarkan data hisab beberapa ormas Islam dan Departemen Agama, awal Dzulhijjah diperkirakan akan jatuh pada 18 November sehingga hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1430 H akan jatuh pada 27 November 2009.

Sementara rukyatul hilal yang diadakan pada akhir Dzulqa’adah atau 17 November hampir dipastikan akan berhasil karena posisi hilal diyatakan sudah sangat mungkin untuk dirukyat, sehingga keesokan harinya sudah bisa dinyatakan sebagai awal bulan baru.

Data hisab dalam almanak PBNU yang disusul oleh Lajnah Falakiyah menunjukkan ijtima’ awal bulan atau konjungsi akan jatuh pada 17 November pukul 02.13.57 WIB. Sementara hilal pada saat Matahari terbenam pada hari itu atau akhir bulan Dzulqo’dah sudah mencapai ketinggian 4,48 derajat dan lama di atas ufuk mencapai 27 menit 40 detik.

Berdasarkan data itu maka awal Dzulhijjah diperkirakan akan jatuh pada 18 November 2009 karena hilal akan mudah dirukyat.

Lajnah Falakiyah NU sendiri akan mengkoordinir pelaksanaan rukyat pada akhir bulan Dzulqa’dah di sedikitnya 75 titik rukyat seluruh Indonesia. Jika salah satu dari titik rukyat telah berhasil melihat hilal maka rukyat dinyatakan berhasil.

”Mudah mudahan ada yang berhasil. Ya kita lihat saja nanti mengingat sekarang musim hujan dan banyak daerah yang mendung,” kata anggota Litbang Pengurus Pusat Lajnah Falakiyah PBNU Hendro Setyanto sebagaimana dikutip NU Online, Jum'at (13/11).

Hendro sendiri akan mengordinir pelaksanaan rukyat awal Dzulhijjah di Pelabuhan Ratu Jawa Barat. Pelabuhan Ratu menjadi salah penentu awal Syawal kemarin dalam sidang itsbat Departemen Agama karena para perukyat NU berhasil menyaksikan hilal di tempat ini. (iz)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
26 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah
Dari Anas r.a. berkata bahwa ada delapan macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya.

  • Barangsiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadat di dalamnya.
  • Barangsiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.
  • Barangsiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang membacanya.
Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban