banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini7
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini642
mod_vvisit_counterBulan ini2149
mod_vvisit_counterSemua78043
 
 
Hasyim: Civil Society Jalin Koordinasi Hadapi Terorisme
Jumat, 13 November 2009

Jakarta, NUbatik Online
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menegaskan bahwa sudah waktunya bagi organisasi kemasyarakatan atau civil society untuk lebih banyak berperan dalam menghadapi ancaman terorisme.

''Terorisme menjadi ancaman keamanan dan kedamaian internasional. Jaringan mereka kuat dan terorganisasi rapi dan menggunakan bwerbagai jalur untuk merekrut anggota,'' tandas Hasyim dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (12/11).

Menurut Hasyim, banyak upaya telah dilakukan terutama oleh negara sebagai respon terhadap menyebarnya terorisme. ''Tetapi dalam pelaksanaannya langkah-langkah tersebut dilihat sebagai langkah yang tidak merakyat, bahkan dianggap melanggar hak asasi manusia.

''Karena itu dukungan dari organisasi kemasyarakatan dan LSM sangat penting untuk mendorong negara melakukan respon anti terorisme tanpa melanggar hukum,'' ungkap Hasyim.

Karenanya, dijelaskan kiai Hasyim, PBNU dalam rangkaian pra muktamar bekerjasama. dengan The Center on Global Counter Terorism Cooperation dan didukung PBB akan membahas bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat sipil, pada 18-19 November 2009 di Jakarta.

Menurut Hasyim, PBNU melihat ada empat pendekatakan untuk melihat,mencegah dan mengatasi terorisme. Pertama, memahami secara tepat kondisi-kondisi yang menimbulkan penyebaran terorisme.Kedua, mencegah dan memberantas terorisme. Ketiga, membangun kapasitas negara dalam penanggulangan terorisme. Keempat, menjamin penghormatan terhadap HAM dan aturan hukum.

''Banyak hal yang menyebabkan munculnya terorisme dan itu sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat yang kurang dipahami negara. Terorisme tidak selalu muncul atas dasar agama,'' kata Hasyim.

Workshop ini merupakan langkah lanjutan upaya mencegah dan memberantas terorisme dan telah menjadi kesadaran global. ''Pada September 2006, PPP dalam sidang umumnya sepakat untuk membuat sebuah strategi global dan holistik untuk penanggulangan terorisme.

Yang mensyaratkan upaya kolektif dari stakeholder, termasuk masyarakat sipil untuk mengimplementasikannya,'' papar Hasyim. (rep/bim)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
25 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Birrul Walidain atau berbuat baik kepada orang tua termasuk ajaran Islam yang penting. Berbuat baik kepada mereka merupakan amal yang utama dalam pandangan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Rasulullah SAW pernah ditanya seorang sahabat tentang amal yang paling dicintai Allah. Beliau bersabda, ''Shalat tepat pada waktunya!'' Sahabat itu bertanya lagi, ''Apalagi amal yang dicintai Allah, ya Rasulullah?'' ''Berbuat baik kepada orang tua,'' jawab beliau. Sahabat itu bertanya kembali, ''Kemudian amal apa lagi, ya Rasulullah?'' Beliau menjawab, ''Berjihad pada jalan Allah.'' (HR Bukhari)

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban