banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Pengunjung Online

Saat ini ada 10 tamu online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini107
mod_vvisit_counterKemaren314
mod_vvisit_counterMinggu ini1881
mod_vvisit_counterBulan ini1159
mod_vvisit_counterSemua131746
 
 
Menag: Haji, Masalah Paling Sexy
Jumat, 13 November 2009

Jakarta, NUBatik Online
Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengharapkan jajaran pers menilai Departemen Agama bukan hanya masalah haji. Karena permasalahan yang muncul di instansi ini sangat beragam seperti masalah pendidikan agama dan keagamaan serta masalah kerukunan umat beragama.

"Tapi memang haji masalah paling sexy (sangat menarik perhatian publik--red) ,"Selorohnya pada acara coffee morning dengan wartawan yang tergabung dalam PWI koordinatoriat Departemen Agama di Jakarta, Jumat, yang dihadiri seluruh pejabat eselon I dan II Depag Pusat.

Seperti masalah pendidikan, menurut Menag, terutama dalam bagaimana pendidikan agama dan keagamaan tidak menimbulkan masalah seperti pengangguran, karena selama ini lembaga pendidikan berpotensi menghasilkan penggangguran baru.

Untuk itu setiap peserta didik seperti santri di pesantren tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga dibekali ketrampilan. "Tidak semua alumni perguruan tinggi seperti ITB, IPB berkerja sesuai bidang ilmunya. Begitu juga tidak semua santri nantinya jadi ustad atau kiai," ujarnya.

Ia juga mengemukakan tentang kemungkinan masalah lain yang muncul yang harus diatasi departemen ini, misalnya tentang aliran sesat.

"Saya minta para dirjen bimas-bimas agama merespon munculnya aliran-aliran baru," pinta Menag Surya menambahkan, bukan tidak mungkin aliran itu muncul bukan hanya di Islam tapi di agama lain.

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang Dana Abadi Umat (DAU), Menag menyatakan DAU harus menjadi dana yang produktif, tidak boleh mengendap begitu saja, tapi harus memberi manfaat bagi masyarakat.  "Saat ini sedang dirancang, termasuk dana lain seperti tabung haji, bagaimana produktif dan benar," jelas dia.  (ant/bim)

+/-
Kirim Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
 
Ketik kode keamanan yang ada di gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Islam memerintahkan umatnya untuk bertetangga secara baik. Bahkan, saking seringnya Jibril mewasiatkan agar bertetangga dengan baik, Rasulullah pernah mengira tetangga termasuk ahli waris. Kata Rasulullah, seperti diriwayatkan oleh Aisyah, ''Jibril selalu mewasiatkan kepadaku tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa ia akan mewarisinya.'' (HR Bukhari-Muslim).

Namun, ternyata waris atau warisan yang dimaksud Jibril adalah agar umat Islam selalu menjaga hubungan baik dengan sesama tetangga. Bertetangga dengan baik itu, termasuk menyebarkan salam ketika bertemu, menyapa, menanyakan kabarnya, menebar senyum, dan mengirimkan hadiah. Sabda Rasulullah SAW, ''Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak sayur maka perbanyaklah airnya dan bagikanlah kepada tetanggamu.'' (HR Muslim).

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia