banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com
SMNU

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini87
mod_vvisit_counterKemaren358
mod_vvisit_counterMinggu ini1404
mod_vvisit_counterBulan ini9070
mod_vvisit_counterSemua120398
 
 
Ditunda, NU Sulsel Janjikan Pelayanan Lebih Maksimal
Kamis, 12 November 2009

Jakarta, NUBatik Online
Penundaan muktamar ke-32 sampai bulan Maret 2009 membuat PWNU Sulawesi Selatan memiliki waktu yang lebih banyak untuk mempersiapkan diri. Ketua PWNU Sulsel Zein Irwanto menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan acara muktamar secara lebih baik.

“Meskipun muktamar diundur, bukan berarti panitia daerah istirahat, namun kami melakukan berbagai penyempurnaan,” katanya ketika dihubungi NU Online, Selasa (10/11).

Pengunduran jadual muktamar dari tanggal 25-31 Januari menjadi 22-27 Maret 2010 salah satunya karena masukan dari PWNU Sulsel mengingat pada bulan Januari merupakan puncak musim hujan yang bisa mengganggu pelaksanaan acara.

Panitia daerah khawatir, karena peserta datang dari seluruh Indonesia, cuaca yang tak dapat diprediksi bisa menganggu kelancaran transportasi. Kecelakaan transportasi laut dan udara selama ini juga terjadi pada bulan-bulan tersebut sehingga demi faktor kenyamanan dan keamanan, acara diundur.

“Kita juga mengkhawatirkan kesehatan dari para kiai sepuh jika terjadi hujan keras yang terus menerus,” tandasnya.

Ia menegaskan, berbagai aspek terus disiapkan, mulai dari infrastruktur, tempat, persidangan, SDM dan lainnya agar muktamar ini berlangsung sukses. (nuo/bim)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Di tengah kerumunan murid-muridnya, seorang sufi terisak menangis. Ia pedih melihat kenyataan hidup yang mulai semrawut. Antara halal dan haram mulai berbaur tidak jelas. ''Dosa-dosa sedang merata di mana-mana, ibarat air hujan yang turun deras dari langit, lalu tumpah di muka bumi. Tak seorang pun bisa mengelak dari kungkungan dosa-dosa itu, tak terkecuali orang saleh sekali pun,'' demikian paparnya.

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by ExpanMedia