banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SadeanBatik.Com
Batik Faroo Pekalongan
SMNU

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini9
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini644
mod_vvisit_counterBulan ini2151
mod_vvisit_counterSemua78045
 
 
Kiyai Akrom Sofwan : Tolong Dibenahi Pesantren
Sabtu, 17 Oktober 2009

Pekalongan, NUBatik Online
Sebagai pusat penggemblengan ajaran ahlus sunnah wal jama'ah (aswaja), Pesantren memiliki posisi yang sangat strategis untuk membangun basic anak-anak muda NU dalam memahami dan melestarikan ajaran aswaja. pasalnya, di tempat inilah para ulama dan ustadz dengan tekun mengajarkan perilaku dan ajaran para ulama salafus sholeh hingga kini.

Demikian dikatakan KH. Akrom Sofwan Mustasyar (penasehat) Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan dalam acara halal bi halal yang digelar PCNU semalam (Jum'at/16/10) di Masjid Jami' Nurul Huda Kelurahan Gamer Kecamatan Pekalongan Timur.

Dikatakan, sebagai basis pembinaan aswaja, pesantren tidak boleh tampil asal-asalan. Pesantren harus tampil lebih baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Di samping harus dibenahi kurikulumnya, juga penampilan fisiknya tidak boleh kalah dengan lembaga pendidikan umum yang ada sekarang ini, ujarnya.

Menurut Kiyai Akrom, ini adalah satu cara agar anak-anak sekarang tertarik belajar pengetahuan agama di pesantren, karena hingga saat ini pesantren masih memiliki komitmen untuk mengajarkan Nahdlatul Ulama secara kultural. Jika ini terus dipertahankan, sampai kapanpun NU akan tetap jaya sepanjang masa.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad Rofiq menyampaikan beberapa agenda penting pada tahun 2010 mendatang. Di samping kegiatan Muktamar yang akan berlangsung di Makasar pada bulan Januari, juga rencana dimulainya pembangunan gedung Pendidikan dan latihan aswaja di atas tanah 6778 meter persegi di Jalan Sriwijaya. (iz)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
25 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Di tengah kerumunan murid-muridnya, seorang sufi terisak menangis. Ia pedih melihat kenyataan hidup yang mulai semrawut. Antara halal dan haram mulai berbaur tidak jelas. ''Dosa-dosa sedang merata di mana-mana, ibarat air hujan yang turun deras dari langit, lalu tumpah di muka bumi. Tak seorang pun bisa mengelak dari kungkungan dosa-dosa itu, tak terkecuali orang saleh sekali pun,'' demikian paparnya.

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban