banner
Show/Hide Toggle

Login Kontributor






Kata Sandi hilang?

Langganan

RSS nubatik.net

Iklan

SMNU
Batik Faroo Pekalongan
SadeanBatik.Com

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini208
mod_vvisit_counterKemaren200
mod_vvisit_counterMinggu ini843
mod_vvisit_counterBulan ini2350
mod_vvisit_counterSemua78243
 
 
NU Memang Kalah Militan Dengan Ormas Lain
Jumat, 09 Oktober 2009

Pekalongan, NUBatik Online
Sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, ternyata tidak menjadi jaminan bersatunya pemikiran untuk dalam menyelesaikan masalah-masalah besar, sehingga yang terjadi adalah NU selalu tertinggal dengan ormas lain meski mereka lebih kecil dari kita.

Demikian dikatakan H. Ahmad Rofiq Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan dihadapan Fayatat dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dalam acara  halal bi halal di Gedung PCNU setempat baru-baru ini.

Dikatakan, hampir bisa dipastikan antara badan otonom yang dimiliki oleh NU, masing-masing memiliki anggota yang cukup banyak, akan tetapi mengapa tidak bisa kompak, masing-masing berjalan sendiri-sendiri dan sangat sulit untuk bersatu dalam kebersamaan.

Menurut Rofiq, jika NU dan Badan Otonomnya masih seperti sekarang ini, yakni berjalan sendiri-sendiri, dikawatirkan berbagai persoalan ke depan yang tengah menghadang kita, akan semakin sulit diselesaikan.

Meski sebagai badan otonom, Muslimat, Fayatat, GP Ansor, IPNU dan IPPNU harus tunduk dan taat kepada Nahdlatul Ulama, karena mereka dibentuk untuk melakukan pengkaderan dan pembinaan sesuai spesifikasi usia dan pengelompokannya. Akan tetapi pada prakteknya banyak yang menafsirkan berbeda, otonom diartikan mandiri tanpa adanya campur tangan dari siapapun termasuk Nahdlatul Ulama, ujar Rofiq.

Dalam Pilkada misalnya, yang satu mendukung calon A, akan tetapi yang lainnya mendukung calon B. Padahal jika keduanya bersatu untuk mendukung satu calon tentunya dapat menjadi satu kekuatan yang utuh. Akan tetapi hal ini sangat sulit direalisasikan, karena berbagai faktor kepentingan, tandas Ahmad Rofiq. (iz)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
 
Tanggal Sekarang
Kamis
11 Maret 2010
26 Rabiul Awal 1431 H
Tokoh
Kader Kita
Berita Organisasi
Kolom
Galeri Foto


















Mutiara Hikmah

Birrul Walidain atau berbuat baik kepada orang tua termasuk ajaran Islam yang penting. Berbuat baik kepada mereka merupakan amal yang utama dalam pandangan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Rasulullah SAW pernah ditanya seorang sahabat tentang amal yang paling dicintai Allah. Beliau bersabda, ''Shalat tepat pada waktunya!'' Sahabat itu bertanya lagi, ''Apalagi amal yang dicintai Allah, ya Rasulullah?'' ''Berbuat baik kepada orang tua,'' jawab beliau. Sahabat itu bertanya kembali, ''Kemudian amal apa lagi, ya Rasulullah?'' Beliau menjawab, ''Berjihad pada jalan Allah.'' (HR Bukhari)

Selengkapnya...
 
Copyright 2010 All Right Reserved
www.NUbatik.net - PCNU Kota Pekalongan
Web Design and Maintenance by Hisyam Basyeban