|
|
Kabar Utama
|
Mangkir Tiga Kali Bahas Hak Angket, Pansus Ancam PTUN-kan Eksekutif |
|
Selasa, 14 April 2009 |
|
Pekalongan, NUBatik Online Karena dinilai mangkir, tidak memenuhi undangan sidang Pansus Hak Angket bidang pendidikan, tiga kali, DPRD mengancam mem-PTUN-kan eksekutif. Hal itu kemarin terungkap dalam sidang Pansus kali ketiga yang digelar oleh DPRD Kota Pekalongan. Tim Pansus yang dipimpin M Basri Budi Utomo terlihat cukup tegang ketika mengetahui eksekutif tidak menghadiri undangan untuk kali ketiga. “Ini berarti eksekutif telah melecehkan harkat dan martabat DPRD, karena sikap mangkir itu sudah melanggar undang-undang dan aturan yang ada, maka kami mewacanakan untuk mem-PTUN-kan masing-masing instansi terkait,” katanya. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pertama Kali, Maulid Nabi Bergema di UGM |
|
Selasa, 14 April 2009 |
|
Yogyakarta, NUBatik Online Untuk pertama kalinya, peringatan Maulid Nabi Muhammad 1430 H diselenggarakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, Ahad malam (12/4). Acara yang dihelat Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta itu bertempat di pelataran Masjid Syuhada’. Kontributor NU Online Ahmad Musthofa Haroen melaporkan lebih dari seribu jamaah yang hadir khusyuk mengikuti lantunan bacaan Simthud Dlurar yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo. Dalam sambutannya, Ketua KMNU UGM M Zaki Almuntadzar menandaskan, KMNU UGM merasa perlu untuk menjalin tali silaturahim antar warga NU baik dengan yang di dalam atau luar kampus. “Semoga acara ini tidak sebatas simbol semata, tapi bisa memicu keistiqamahan kami untuk memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah dan pengabdian pada masyarakat.” |
|
Selengkapnya...
|
|
|
GP Ansor Dukung Duet SBY-JK Berlanjut |
|
Selasa, 14 April 2009 |
|
Jakarta, NUBatik Online Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor berharap duet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla masih bisa berlanjut pada pemilihan presiden mendatang. "SBY-JK ini pasangan ideal," kata Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf . Perpaduan Jawa-luar Jawa, militer-sipil, sikap hati-hati dan cekatan, kata Saifullah, ada pada pasangan SBY-JK. "Bisa saling mengisi," katanya. Menurut Saifullah, keberlanjutan pasangan SBY-JK juga menjadi harapan para ulama Jawa Timur. seperti KH Idris Marzuki, KH Mas Subadar, KH Anwar Iskandar, KH Zainuddin Jazuli, KH Nurul Huda Jazuli, KH Sufyan Miftah, KH Cholil As'ad Syamsul Arifin, dan kiai lainnya. "Para kiai tersebut berpesan pada saya untuk menyampaikan harapan mereka ini," kata Saifullah yang juga wakil gubernur Jawa Timur tersebut. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kiai Sepuh PKNU Resah Hasil Quick Count |
|
Selasa, 14 April 2009 |
|
Sidoarjo, NUBatik Online Para kiai sepuh pendiri PKNU menghimbau kepada para kadernya untuk tetap tenang dan tidak mempercayai hasil pemilu seperti yang sudah diupdate quick count.
Penegasan itu disampaikan dewan Mustasyar PKNU KH Ma'ruf Amin dalam tausiyahnya di Hotel Sinar Juanda. Ini sebagai tindak lanjut laporan DPP PKNU dan unsur pengurus lainnya yang resah dengan quick count yang setiap hari menampilkan diri.
"Perhitungan cepat yang dilakukan lembaga survey, bukan suatu yang final. Terlebih PKNU dicantumkan di bawah urutan 10 besar," katanya, Senin (13/4).
Ma'ruf Amin yang juga ketua MUI itu meminta kepada para pengurus, warga dan keluarga PKNU untuk tetap mengawal jalannya proses perhitungan yang mulai sekarang dilakukan di masing-masing PPK dan lainnya. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Suara Partai Islam di Jateng Drop |
|
Senin, 13 April 2009 |
|
Semarang, NUBatik Online Perolehan suara partai berbasis Islam di DPRD Jateng dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 diprediksi turun, kecuali PKS. Analis politik Undip Mochamad Yulianto MSi menyatakan, perolehan suara PPP, PKB, dan PAN akan menurun dibanding Pemilu 2004. Penurunan suara partai yang berbasis Islam, kata dia, dipengaruhi sejumlah faktor internal partai bersangkutan. Untuk PKB yakni konflik internal berupa pecahnya kubu Gus Dur dan Muhaimin Iskandar, sedangkan PAN yang sejak awal dicitrakan sebagai partai reformis tapi oleh rakyat sudah dinilai tak jauh beda. ’’Sementara PPP tak mampu membawa figur yang progresif. Partai ini terlalu tradisionalis yang dipimpin oleh kelompok tua,’’ ujar dia, Sabtu (11/4). Secara umum, ia menganalisis, komposisi anggota DPRD di Gedung Berlian akan berubah. Pada Pemilu 2004 raihan kursi PDI-P di DPRD sebanyak 31, Partai Golkar (17), PKB (15), PAN (10), PPP (10), Partai Demokrat (10), dan PKS (7). Namun pada Pemilu 2009 akan bertambah Gerindra dan Hanura. Suara kedua partai baru itu berasal dari pengalihan suara pemilih Golkar dan PDI-P, dengan alasan adanya tokoh baru yang lebih menjanjikan. |
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Prev 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 Next > Akhir >>
| | Hasil 1009 - 1017 dari 1337 | |
|
|
|
|
|
| |
|
Mutiara Hikmah |
|
Suatu waktu, Khalifah Umar bin Khattab kedatangan tamu dari negeri Himsy, salah satu wilayah kekuasaan Islam. Khalifah Umar dengan ramah tamah menghormati tamu-tamunya. Selang beberapa saat, Khalifah Umar mengadakan temu wicara dengan mereka. Ia banyak bertanya tentang kondisi rakyatnya di sana, baik pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraannya. Seusai dialog, Khalifah Umar bin Khattab menyuruh para tamunya itu untuk mencatat dan melaporkan rakyatnya yang kurang mampu. Ketika membaca laporan tersebut, Khalifah Umar tiba-tiba terlihat kaget saat melihat nama Sa'id bin 'Amir tercantum dalam daftar orang miskin. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|