|
NU Kabupaten Pekalongan Adakan Kartanu Massal |
|
Selasa, 08 Mei 2012 |
Pekalongan, NUBatik Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan memulai pendataan warga nahdliyyin melalui pembuatan Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu).
Acara perdana yang digelar di SMP NU Kajen Kabupaten Pekalongan, Ahad (6/5) diikuti oleh ribuan warga nahdliyyin, jajaran pengurus Cabang, MWC dan Ranting NU se Kabupaten Pekalongan berlangsung cukup tertib.
Kepada NU Online Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslikh mengatakan, program kartanu ini merupakan amanat muktamar NU ke-32 di Makasar untuk pembuatan data base Nahdliyyin yang terbaru, pendataan potensi warga sesuai dengan jenis kelamin, profesi dan tingkat pendidikan.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kakanwil Kemenag: Wartawan Harus Kuasai Tiga Hal |
|
Rabu, 02 Mei 2012 |
Semarang, NUBatik Online
Wartawan sebagai pewarta yang menyampaikan informasi yang berdasarkan fakta dilapangan hendaknya tetap memperhatikan tiga hal, yakni menyampaikan secara hikmah, santun dan baik, hal ini terkait kondisi pembaca yang cukup heterogen mulai dari kelas paling bawah hingga kelompok elit.
Jika tidak, bisa jadi di samping beritanya bias dan pembacanya bisa bingung, karena tida mampu menyajikan dengan hikmah, santun dan baik.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Propinsi Jawa Tengah KH. Drs. Imam Haromain, M.Si saat membuka orientasi jurnalis keagamaan yang digelar Bidang Penamas Kanwil Kemenag Prop. Jateng Senin (30/4) di Hotel Gracia Semarang.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Said Aqil: Ulama NU Harus Mampu Mereaktualisasi Ajaran Agama |
|
Selasa, 01 Mei 2012 |
|
Magelang, NUBatik Online Para ulama Nahdlatul Ulama harus mampu mereaktualisasi ajaran agama sesuai perkembangan zaman, dengan tetap memperhatikan kaidah yang ada, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan generasi muda memahami ajaran Islam dengan baik. Ulama NU tidak boleh lagi memahami dan mengajarkan agama secara tektual. Meski kitabnya tetap fatkhul mu'in, akan tetapi tidak lagi pakai kitab kuning dan diganti oleh laptop dengan kitab rujukannya ada di maktabah syamilah. Demikian dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj dihadapan ratusan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Region VI di Ponpes Nurul Falah Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Ahad (29/4). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Optimalisasi Gedung Aswaja dengan Konsep "Azwaja" |
|
Selasa, 01 Mei 2012 |
Pekalongan, NUBatik Online
Membaca judul di atas rasanya tidak mungkin nama aswaja yang kependekan dari ahlus sunnah wal jama'ah menjadi azwaja yang kira kira artinya jodoh atau yang biasa diartikan dengan perkawinan, tentu tidak melenceng terlalu jauh ditinjau dari segi pemanfaatan gedung aswaja, di antaranya ialah untuk kegiatan resepsi pernikahan atau perkawinan.
Semula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan selaku pemilik gedung aswaja berkeinginan memiliki gedung perkantoran yang representatif dan dapat dihuni dan beraktifitas oleh seluruh jajaran pengurus cabang baik NU, Lembaga, Lajnah maupun Badan Otonomnya. Dengan konsep seperti perkantoran satu atap diharapkan dapat memudahkan berkoordinasi, berkomunikasi dan beinteraksi satu sama lainnya, sehingga program program yang dicanangkan bisa bersinergi.
PCNU Kota Pekalongan sendiri tidak ingin gedung baru yang direncanakan habis milyaran rupiah bernasib seperti saudara saudaranya (baca: PCNU) sepi bak bangunan tua yang tak berpenghuni, tidak ada aktifitas, pengurus tidak pernah berkantor dan organisasi tidak pernah ada kegiatan dengan berbagai macam alasan.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Masdar: Masjid Jangan Hanya Digunakan Untuk Sholat |
|
Selasa, 01 Mei 2012 |
Magelang, NUBatik Online
Masjid di zaman Rasulullah tidak hanya berfungsi untuk kegiatan ibadah mahdhah saja, akan tetapi lebih dari itu, masjid juga berfungsi untuk kegiatan sosial, ekonomi, organisasi dan kegiatan kegiatan positif lainnya.
Akan tetapi jika melihat kondisi saat ini, masjid lebih banyak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan sholat berjama'ah, sehingga masjid hanya buka setiap tiba waktu sholat saja.
Hal tersebut dikatakan Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Masdar Farid dihadapan ratusan peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Region VI Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang berlangsung di Ponpes Nurul Falah Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Ahad kemarin (29/4).
|
|
Selengkapnya...
|
|
|